Administrasi akademik tersebar
Data calon peserta didik, kelas, nilai, kehadiran, dan komunikasi wali sering berpindah antar berkas atau aplikasi.
Senti Edu adalah program pengembangan bersama mitra desain awal. Kami memetakan alur akademik, penerimaan peserta didik, keuangan, asrama, dan pelaporan sebelum menetapkan modul yang akan dibangun.
Data calon peserta didik, kelas, nilai, kehadiran, dan komunikasi wali sering berpindah antar berkas atau aplikasi.
Seleksi, dokumen, pengumuman, dan daftar ulang perlu mengikuti kebijakan institusi serta ketentuan penerimaan yang berlaku.
Tagihan, pembayaran, keringanan, dan pemberitahuan dapat membutuhkan rekonsiliasi manual sebelum menjadi informasi yang dapat dipercaya.
Pelaporan pendidikan tidak dapat diasumsikan cukup dengan ekspor satu klik; struktur, otorisasi, dan mekanismenya berbeda menurut jenjang dan kementerian.
Ini adalah arah pengembangan Senti Edu, bukan pernyataan bahwa seluruh modul sudah siap digunakan di produksi.
Rancangan data peserta didik, kelas, jadwal, penilaian, dan dokumen akademik ditetapkan bersama sesuai jenjang pendidikan.
Alur penerimaan disusun mengikuti kebijakan institusi. Untuk sekolah, istilah yang berlaku adalah SPMB, bukan PPDB.
Tagihan, pembayaran, pengajuan, asrama, hafalan, atau tabungan santri dapat diprioritaskan jika relevan pada mitra desain.
Konsep peran, hak akses, jejak audit, dashboard, dan alert dapat menjadi fondasi; penerapannya pada konteks pendidikan dibahas di proyek.
| Rujukan | Yang perlu dibahas |
|---|---|
| SPMB | Permendikdasmen No. 3 Tahun 2025 mengganti PPDB dengan SPMB. Jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi perlu diterapkan mengikuti kebijakan daerah serta institusi; kuota tidak diasumsikan seragam nasional. |
| Dapodik | Dapodik berada di bawah Kemendikdasmen dan tidak memiliki API publik untuk software pihak ketiga. Kebutuhan ekspor, impor, atau proses resmi hanya dirancang setelah mekanisme yang berlaku dikonfirmasi. |
| PDDikti | Untuk pendidikan tinggi, PDDikti berada di bawah Kemdiktisaintek dan menggunakan Neo Feeder. Kelayakan pertukaran data perlu ditinjau berdasarkan mekanisme serta hak akses institusi. |
| EMIS 4.0 | EMIS 4.0 Kemenag tidak memiliki portal API publik pihak ketiga. Kebutuhan madrasah atau pesantren dibahas tanpa mengklaim konektor publik telah tersedia. |
| Pelindungan data | Data peserta didik, orang tua, dan staf dirancang selaras dengan UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi; pengaturan akses dan kebutuhan retensi ditetapkan bersama. |
Jadwal tidak ditentukan sebelum kalender akademik, kualitas data awal, keputusan pemangku kepentingan, dan kebutuhan kanal resmi dipahami.
Mengidentifikasi periode akademik, unit, formulir, peran, aliran keputusan, dan sumber data untuk satu fase awal.
Menguji alur prioritas dengan data yang disetujui agar administrasi dapat ditinjau sebelum pengembangan diperluas.
Pilot dan perluasan dilakukan menurut hasil evaluasi; migrasi, pelatihan, dan mekanisme pelaporan diputuskan per tahap.
Belum. Senti Edu adalah program pengembangan untuk mitra desain awal. Cakupan, kesiapan, dan kriteria penerimaan setiap tahap perlu disepakati setelah discovery.
Tidak. Dapodik tidak menyediakan API publik untuk software pihak ketiga. Kami membahas kebutuhan pelaporan dan mekanisme resmi yang tersedia bagi institusi, tanpa menjanjikan integrasi yang belum diverifikasi.
Tidak harus. Fondasi data dapat dibahas bersama, tetapi alur, istilah, otorisasi, dan kebutuhan laporan disesuaikan dengan jenjang serta tata kelola institusi.
Peran akses, jejak audit, ekspor data, retensi, lingkungan deployment, dan prosedur handover menjadi bagian dari rancangan serta dokumen pengadaan sesuai ruang lingkup.
Kami akan menilai bersama apakah proses tersebut tepat dijadikan fase awal pengembangan Senti Edu.